Musim LK: Hiburan Mahal di Bursa Negara Dongeng
Kita menyongsong musim laporan keuangan. Bagi investor ritel fundamental, ini musim hiburan. Bagi bandar, ini musim panen. Bagi koruptor, ini musim bagi-bagi.
Sudah saatnya UU kelistrikan disempurnakan. Berikan kesempatan kepada swasta untuk membangun jaringan transmisi dan menjual listrik Agar pelanggan yang terus menerus teraniaya, punya kesempatan hijrah kepada pelayanan yang lebih baik.
INFRASTRUKTUR.CO.ID, JAKARTA: Saya, Hasan Zein Mahmud, penduduk desa Sambirejo, RT 03 / RW 47 Karanganyar, Kelurahan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman, Yogyakarta, ingin mengajukan protes kepada PLN
Di kampung ini, frekuansi pemadaman listrik tinggi sekali. Tiap bulan, bahkan pernah terjadi beberapa kali dalam seminggu.
Saya sampai bosan bertahun-tahun menelepon 123 untuk mengadu. Tidak ada perbaikan.
Sungguh tidak adil. Terlambat pembayaran sehari saja dari deadline, kami sebagai pelanggan langsung mendapat ancaman pemutusan. Sementara mati lampu buat sebagian besar usaha rumahan/usaha ultra mikro bermakna kehilangan kesempatan memperoleh penghasilan.
Sudah saatnya UU kelistrikan disempurnakan. Berikan kesempatan kepada swasta untuk membangun jaringan transmisi dan menjual listrik Agar pelanggan yang terus menerus teraniaya, punya kesempatan hijrah kepada pelayanan yang lebih baik.
Mohon kepada rekan yang mengalami perlakuan sama, atau sependapat, untuk menyebarkan surat terbuka ini.
*) Ditulis oleh Hasan Zein Mahmud, pelanggan PLN
Kita menyongsong musim laporan keuangan. Bagi investor ritel fundamental, ini musim hiburan. Bagi bandar, ini musim panen. Bagi koruptor, ini musim bagi-bagi.
Pemerintah meminta pekerjaan yang mampu dilaksanakan perusahaan daerah diprioritaskan kepada pengusaha lokal. Namun, keberpihakan itu tidak boleh berubah menjadi pembagian kontrak berdasarkan kedekatan politik, hubungan keluarga, atau kepentingan tim sukses.
Investasi US$20,9 miliar diperkirakan mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka ribuan lapangan kerja, dan menghidupkan industri pendukung. Tantangannya, manfaat proyek harus benar-benar tinggal di Tanimbar, bukan hanya mengalir keluar daerah.